Recap 2025
Tahun 2025, tahun dimana aku pindah rumah tapi rumah yang sama sekali tidak ideal. Yasudah, gak masalah, terpenting adalah mentalku enggak rusak dan jiwaku terjaga dari memandang manusia-manusia yang telah menyakiti dan merusak keluarga. Renungan setahun ini adalah soal pertemanan. Ternyata enggak semua teman itu bisa jujur, bisa banget ya ternyata manis di depan, menusuk di belakang. Dan ada juga manusia yang menjadi pelaku tapi mengaku menjadi korban dan ternyata manipulatif gas lighting parah. Itulah mengapa setahun ini aku tutup tahun ini dengan banyak memulihkan diri, belajar dan terus selektif memilih lingkungan. Soal pemaafan. Awalnya aku mencoba menuntut agar orang yang melakukan perundungan dan mematikan kehidupanku itu untuk meminta maaf. Mereka memang tidak pernah terus terang di depan, mereka menusuknya dari belakang. Membuat aku hidup unworthy, tidak melibatkanku dalam soal sosial, bahkan menatapku dengan tatapan yang tidak nyaman sama sekali - aku bertanya-tan...