Refleksi 12 Tahun Pernikahan (2014 to 2026)
Twelve Years of Becoming Dua belas tahun pernikahan, dan kami masih belajar tentang cinta, diri, dan Allah. Dua belas tahun. Ketika menengok ke belakang, rasanya ada begitu banyak versi diriku yang pernah hidup di dalam perjalanan ini. Ada aku yang penuh harapan, aku yang sedang belajar menjadi istri, aku yang kemudian menjadi ibu, aku yang berusaha memahami banyak hal, juga aku yang pernah begitu lelah hingga perlu berhenti sejenak untuk mendengarkan diri sendiri. Pernikahan ternyata bukan hanya tentang mengenal seseorang yang kita pilih untuk hidup bersama. Ia juga menjadi perjalanan panjang untuk mengenali diri sendiri (literally ini poinny) bagian-bagian yang sebelumnya tidak kita ketahui, kebutuhan yang tidak mampu kita ucapkan, ketakutan yang diam-diam mengendalikan respons kita, hingga luka lama yang ternyata ikut hadir di dalam hubungan yang baru, hubungan yang asing bahkan, hubungan yang belum pernah ada sebelumnya hingga akad nikah itu ada. Aku pernah berpikir bahwa men...